Social Icons

Selasa, 04 Juni 2013

Aku Tersesat

Kusadari kemudian,
Ternyata aku tersesat jalan
Aku memasuki kelamnya malam
Dimana kutemukan bintang malamku
terkulai
Pantas saja jalanku bercabang
Kiranya hatiku mendua cinta
Kusadari kemudian
Ternyata sajadah yang kuhamparkan
tidaklah suci
Ada kamu diantara dia yang kupuja
Kamu menggangguku dengan tarian
malammu
Pantas saja jalanku bercabang
Kamu menelanjangiku dengan keangkuhan
nafsuku
Pantas saja aku tersesat
Aku memasuki kelamnya malam tanpa
telanjang
Maafkan aku,
Ternyata aku masih terkelabui bayang-
bayang surgamu

<a href="http://m.kompasiana.com/post/puisi/2013/06/04/aku-tersesat-/">
sumber</a>

0 komentar: