harus kuakui
memang aku terlalu egois.. terlalu
ambisius.. terlalu yakin jika kau pasti
mendapatkan semuanya.. sangat
yakin..
ternyata keegoisanku.. ambisiku dan
keyakinankutidak semuanya
kudapatkan.. semuanya hanya angan
angan dan mimpi buatku..
pdahal aku tahu, engkau telah begitu
banyak membantuku, bertahan agar
tidak sakit demi aku, bertahan
sekuatnya demi aku.. tapi apa yang
selalu kuberikan untukmu...?? hanya
sisa waktunya saja, itupun jika ada..
biasanya sedikit.. sedikit sekali...
dan lagi.. kapan aku bisa ada waktu
dengan PENCIPTAKU jika semua waktu
sudah kuhabiskan untuk semuanya..
padahal aku harus berterimakasih
kepada-NYA, atas pemberian
semuanya kepadaku.. harusnya aku
menomorsatukan yang ini.. harusnya
yang lain hanya sisanya,,tapi yang
terjadi justru sebaliknya.. maafkan aku
ya Allah.. aku telah melupakan-MU
selama ini.. maafkan aku atas
keegoisanku, keambisiusanku dan
kesombongankudalam menikmati
waktu yang KAU berikan.. tolong
maafkanlah aku..
waktu ini akan terasa sangat lama jika
kita menghitungnya.. tapi akan sangat
cepat berlalu jika kita melupakannya..
jadi mana yang seharusnya kita pilih..?
menghitung atau melupakannya?
aaah.. sudahlah.. tidak jadi soal mana
yang kita pilih.. terserah.. tetapi mulai
sekarang.. aku akan berusaha
menghargai waktu yang ada..
dimanapun, kapanpun, kepada
siapapun dan aku berjanji.. akan
berusaha membagi waktu yang adil
untuk semuanya..
aku harus ada waktu berterimakasih
untuk berterimakasih kepada-NYA..
yang telah memberiku waktu hingga
saat ini.. dan jika ada sisa waktuku
nanti.. akan kuberikan untuk diriku,
kekasihku, keluargaku dan sahabat
sahabatku.. agar mereka tetap
menemaniku dan membuatku kuat
dalam menjalani kehidupan yang
terasa seperti mimpi
buatku
memang aku terlalu egois.. terlalu
ambisius.. terlalu yakin jika kau pasti
mendapatkan semuanya.. sangat
yakin..
ternyata keegoisanku.. ambisiku dan
keyakinankutidak semuanya
kudapatkan.. semuanya hanya angan
angan dan mimpi buatku..
pdahal aku tahu, engkau telah begitu
banyak membantuku, bertahan agar
tidak sakit demi aku, bertahan
sekuatnya demi aku.. tapi apa yang
selalu kuberikan untukmu...?? hanya
sisa waktunya saja, itupun jika ada..
biasanya sedikit.. sedikit sekali...
dan lagi.. kapan aku bisa ada waktu
dengan PENCIPTAKU jika semua waktu
sudah kuhabiskan untuk semuanya..
padahal aku harus berterimakasih
kepada-NYA, atas pemberian
semuanya kepadaku.. harusnya aku
menomorsatukan yang ini.. harusnya
yang lain hanya sisanya,,tapi yang
terjadi justru sebaliknya.. maafkan aku
ya Allah.. aku telah melupakan-MU
selama ini.. maafkan aku atas
keegoisanku, keambisiusanku dan
kesombongankudalam menikmati
waktu yang KAU berikan.. tolong
maafkanlah aku..
waktu ini akan terasa sangat lama jika
kita menghitungnya.. tapi akan sangat
cepat berlalu jika kita melupakannya..
jadi mana yang seharusnya kita pilih..?
menghitung atau melupakannya?
aaah.. sudahlah.. tidak jadi soal mana
yang kita pilih.. terserah.. tetapi mulai
sekarang.. aku akan berusaha
menghargai waktu yang ada..
dimanapun, kapanpun, kepada
siapapun dan aku berjanji.. akan
berusaha membagi waktu yang adil
untuk semuanya..
aku harus ada waktu berterimakasih
untuk berterimakasih kepada-NYA..
yang telah memberiku waktu hingga
saat ini.. dan jika ada sisa waktuku
nanti.. akan kuberikan untuk diriku,
kekasihku, keluargaku dan sahabat
sahabatku.. agar mereka tetap
menemaniku dan membuatku kuat
dalam menjalani kehidupan yang
terasa seperti mimpi
buatku
0 komentar:
Posting Komentar